Jika Harapan Itu….!?

16 12 2010

Oh, Yang Maha Segala

Secercah harapan mulai tumbuh subur

Dan kecemasanpun hampir sama suburnya

Jika harapan itu takdir dariMu

Tunjukkanlah jalan indahMu

Namun, jika hanya sekedar angan semu

Engkaulah Yang Maha membolak-balikkan hati

Jangan biarkan diri ini terjerumus dalam angan semu





^_^ Pelita Anak Bangsa ^_^

10 10 2009

Kau abdikan hidupmu

Kau korbankan dirimu demi masa depan bangsa

Kau bukakan pintu menuju masa depan

Tak kau hiraukan darimana kami asal

Tak pernah terdengar keluh meski kau lelah

Semua demi masa depan bangsa

Jasamu begitu tak terbalaskan

Kau adalah pelita bagi anak bangsa

Meski sinarmu tak seterang mentari

Namun pelitamu takkan padam sepanjang hayat

Terima kasih wahai pelita anak bangsa

Kehadiranmu begitu berarti bagi bumi pertiwi

^_^ Special untukmu Guru ^_^ ’07





Kesempatan BersamaMu ^_^

16 05 2009

Kesendirian…

Kesunyian…

Kegelisahan…

Bukanlah penderitaan

Tapi awal kedamaian

Karna itu anugerah kesempatan bersamaMu





Cinta Itu…!!!???

3 05 2009

Kata Kahlil Gibran, cinta yang agung itu……….

Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya

Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata “Aku turut berbahagia untukmu”





Anginmu ^_^

10 04 2009

Setelah penantian yang begitu panjang

Akhirnya anginmu pun berhembus

Tapi hembusanmu tak mampu menghempasku

Karena ku telah beku dan menjadi sang tembok, dan tak bisa kau tembus lagi

Mungkin terlalu lama tersiram hujan dan terpanggang mentari





Remang Malam ^_^

21 03 2009

Kutitipkan pada remang malam

Sepenggal kisah hati yang tak sempat usai

Semoga esok, sang mentari menyingkap semuanya





Sepenggal Kisah Hati ^_^

11 03 2009

Seulas senyum tiba-tiba tersungging
Sesaat setelah angin malam menyelipkan sekelebat bayang misteri
Yang tanpa permisi telah menyusupi ruang kalbu
Menebar aroma misteri… Namun hangat nan mewangi
Lalu penapun menari diatas lembaran kertas
Menarikan rangkaian peristiwa kalbu, dan telah terajut menjadi sepenggal kisah hati

Tiba-tiba senyum itu lenyap, dan tarian pena pun terhenti
Kala tersadar tokoh dalam kisah itu masihlah misteri
Dan sebuah kisahpun tak sempat usai
Namun setitik asa menghampiri, dan berbisik dengan lembut…
“Rangkailah untaian asa tuk menyambut sang harapan, dimana sebuah kisah kan terukir “